Romantis

Waktu Yang Kita Bagi

Aku masih ingat saat pertama kali bertemu dengannya. Waktu itu, aku sedang duduk di sebuah kafe, menikmati secangkir kopi hangat. Ia datang dan duduk di sebelahku, dengan senyum yang manis dan mata yang cerah. Kami mulai berbicara, dan aku merasa seperti telah mengenalnya selama bertahun-tahun. Ia bernama Lestari, seorang wanita cantik dengan hati yang hangat.

Hari-hari berlalu, dan kami semakin dekat. Kami berbagi cerita, impian, dan harapan. Aku merasa seperti telah menemukan seseorang yang benar-benar memahami aku. Ia juga merasa sama, dan kami mulai jatuh cinta. Waktu itu, aku merasa seperti sedang melayang di atas awan, dengan hati yang penuh dengan kebahagiaan.

Namun, tak semua hal berjalan dengan lancar. Ia harus pergi ke luar negeri untuk melanjutkan pendidikannya, sementara aku masih di sini. Kami harus berjuang untuk tetap bersama, meskipun jarak dan waktu yang memisahkan kami. Aku merasa sedih dan kesepian, tetapi aku tahu bahwa cinta kami lebih kuat dari itu. Kami berjanji untuk tetap berhubungan, dan aku yakin bahwa suatu hari nanti, kami akan kembali bersama.

Iklan

Untuk mengatasi rasa kesepian, aku mulai menulis surat untuknya. Aku menulis tentang hari-hariku, tentang apa yang aku rasakan, dan tentang apa yang aku impikan. Ia juga menulis surat balasan, dan aku merasa seperti sedang berbicara dengannya secara langsung. Surat-surat itu menjadi jembatan yang menghubungkan kami, meskipun jarak yang memisahkan kami.

Setelah beberapa tahun, ia kembali ke Indonesia. Aku merasa seperti sedang mengalami mimpi yang indah. Kami bertemu kembali, dan aku merasa seperti sedang melihatnya untuk pertama kalinya. Ia tetap cantik, tetap manis, dan tetap sama. Kami berpelukan, dan aku merasa seperti sedang pulang ke rumah. Kami berjanji untuk tidak pernah berpisah lagi, dan aku tahu bahwa cinta kami akan tetap abadi.

Waktu yang kita bagi bersama, meskipun singkat, tetaplah berharga. Aku belajar bahwa cinta tidak terbatas oleh waktu dan jarak. Cinta dapat mengatasi segalanya, asalkan kita memiliki hati yang tulus dan tekad yang kuat. Aku bersyukur telah menemukan Lestari, dan aku tahu bahwa cinta kami akan tetap bersama, selamanya.

Iklan